Khasiat atau Manfaat Tanaman Temulawak

Khasiat atau Manfaat Tanaman Temulawak ~ manfaat.info, shabat yang bermanfaat berikut ini admin infokan khasiat atau manfaat dari tanaman temulawak berikut dengan artikel secara lengkap mengenai tanaman temulawak banyak ditemukan dimana, deskripsi lengkap temulawak apa indikasi atau efek sammping dari konsumsi temulawak dan banyak lagi info tentang temulawak, maka dari itu silahkan anda baca dan simak di artikel di bawah ini:
Khasiat atau Manfaat Tanaman Temulawak

Apa itu Tanaman Temulawak

Temulawak yang mempunyai nama ilmiah Curcuma xanthorrhiza Roxb adalah tanaman obat-obatan yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberacea). Temulawak banyak ditemukan di hutan-hutan daerah tropis. Temulawak juga berkembang biak di tanah tegalan sekitar pemukiman, teutama pada tanah yang gembur, sehingga buah rimpangnya mudah berkembang menjadi besar. Daerah tumbuhnya selain di dataran rendah juga dapat tumbuh baik sampai pada ketinggian tanah 1.500 meter di atas permukaan laut .

klasifikasi temulawak adalah sebagai berikut :

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae.
Kelas : Monocotyledonae. Ordo : Zingiberales.
Keluarga : Zingiberaceae.
Genus : Curcuma.
Spesies : Curcuma xanthorrhiza Roxb.

Manfaat Temulawak

Berikut ini beberapa manfaat utama yang akan didapatkan dari konsumsi temulawak, yaitu: 

1. Mencegah kerusakan mukosa lambung

Temulawak memiliki potensi sebagai pencegah kerusakan mukosa lambung karena kandungan antioksidan seperti flavonoid, fenol dan kurkumin yang dimilikinya.
Penjelasan
Rimpang temulawak dapat digunakan sebagai obat antioksidan, aktifitas tersebut disebabkan karena adanya senyawa flavonoid, fenol serta kurkumin (Jayaprakasha et al., 2006). Antioksidan intraselular, seperti glutation melindungi mukosa lambung dari stres oksidatif dari fagositosis, ketika sistem pertahanan antioksidan tidak mencukupi, radikal bebas menyebabkan kerusakan membran sel, kerusakan oksidatif dan kematian sel juga terjadi terus-menerus (Repetto & Llesuy., 2002).
Aktivitas antioksidan flavonoid, kurkumin dan fenol adalah efisien dalam menjebak anion superoksida(O2.), radikal hidroksil (OH.), peroksil (ROO.), alkoksil (RO.) yang terbentuk dari hasil sampingan aktivitas fagositosis. (Lacasa
et al., 2000). Selain itu, flavonoid juga menstabilisasi membran dan mempengaruhi beberapa proses metabolisme intermediet serta menginhibisi peroksidasi lipid. Flavonoid dapat meningkatkan kandungan prostaglandin mukosa dan mukus di mukosa lambung dengan menstimulasi COX-1, menunjukkan efek sitoprotekti, mengurangi sekresi asam mukosa, serta inhibisi produksi pepsinogen (Lacasa et al., 2000).
Menurut Kast (2000) konsumsi aspirin dapat menaikkan kadar TNF-α karena hambatan dari COX-2. TNF-α berfungsi dalam induksi intercellular adhesion molecule 1 (ICAM1), molekul ini berfungsi untuk menambah perlekatan neutrofil pada sel endotel pembuluh darah, apabila terjadi ekstravasasi neutrofil maka aktivasi neutrofil akan menginduksi pembentukan radikal bebas dari hasil fagositosis (Robbins et al., 2007).
Kurkumin yang dikandung temulawak selain mengandung senyawa fenolik, juga memiliki aktifitas menekan pembentukan NF-kB yang merupakan faktor transkripsi sejumlah gen penting dalam proses imunitas dan inflamasi, salah satunya untuk membentuk TNF-α. Dengan menekan kerja NF-kB maka radikal bebas dari hasil sampingan inflamasi berkurang (Chattopadhyay et al., 2006).

2. Meningkatkan Fungsi Pencernaan. 

Temulawak merangsang produksi empedu di kantung empedu, sehingga membantu meningkatkan fungsi pencernaan. Dengan rutin mengonsumsinya, maka berbagai masalah pencernaan bisa teratasi termasuk kembung, gas dan dispepsia. Rempah juga dapat bermanfaat bagi pengidap kondisi peradangan seperti kolitis ulserativa. 

3. menguragi peradangan pada penderita Osteoartritis. 

Temulawak membantu mengurangi peradangan sehingga bermanfaat bagi pengidap osteoarthritis. Studi yang diterbitkan pada tahun 2009 di "Journal of Alternative and Complementary Medicine" meneliti orang yang mengidap artritis lutut. Mereka memberikan ekstrak temulawak atau ibuprofen setiap hari selama enam minggu. Pada akhir penelitian, para peneliti menemukan bahwa temulawak bekerja sama baiknya dengan ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh radang sendi di lutut, tanpa efek samping. 

4. obat Anti Kanker

Meskipun penelitian masih terus dilakukan, tetapi temulawak dan kunyit diduga membantu mencegah, mengendalikan atau membunuh beberapa jenis kanker termasuk payudara, usus besar dan prostat. Temulawak dapat bekerja dengan menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang memasok pertumbuhan kanker, dan efek pencegahannya dapat berasal dari aktivitas antioksidannya, yang melindungi sel dari serangan sel kanker. 

Indikasi atau efek samping Temulawak

Meskipun Manfaat atau Khasiatnya sangat banyak, namun bukan berarti kita dapat mengonsumsinya berlebihan. Faktanya, temulawak juga bisa menyebabkan efek samping. Untuk penggunaan dalam jangka waktu singkat, temulawak umumnya aman digunakan. Tetapi, jika digunakan lebih 17 minggu, temulawak juga bisa sebabkan iritasi perut dan mual. Tidak hanya itu, mereka yang memiliki penyakit hati dan masalah empedu, ada baiknya untuk menghindari konsumsi temulawak. Pasalnya temulawak bisa memicu peningkatan produksi empedu yang akan memperburuk kondisi kesehatan. intinya kita harus bijak mengkonsumsi sesuatu walaupun makanan itu bermanfaat.

Demikianlah Info mengenai Khasiat atau Manfaat Tanaman Temulawak, semoga bermanfaat

Tidak ada komentar untuk "Khasiat atau Manfaat Tanaman Temulawak"